Kepoin proses sablon Artour yuk!

Salah satu cara dokumentasi suatu kegiatan adalah membuat jurnal. Jurnal punya banyak jenis, mulai dari jurnal visual digital dengan cara menulis, menempel, hingga menggambar. Adapula jenis dokumen literal, korporal, privat dan lainnya. 

Kali ini kami, memilih jurnal digital menulis. Dengan maksud mendokumentasi kan kegiatan praktik menyablon untuk kelompok Artour yang kami kelola. Gimana sih proses penyablonan? Sebelum itu, kita perlu tau sablon itu apa sih. 

Jadi Sablon atau cetak saring adalah salah satu teknik proses cetak yang menggunakan layar dengan kerapatan tertentu dan umumnya barbahan dasar nylon atau sutra. Layar ini kemudian diberi pola yang berasal dari negatif desain yang dibuat sebelumnya di kertas HVS atau kalkir. Cetak saring atau sablon ini dapat digunakan menggunakan dua cara yakni sablon digital dan sablon manual. Dan kali ini, Artour berkesempatan untuk menggunakan alat press yang termasuk alat sablon digital. 

Alat & Bahan :
1. Media cetak (Topi, Totebag, kaus, pouch, dll)
2. Gambar/logo yang dicetak khusus
3. Setrika (opsional)
4. Alat Press

Langkah-langkah penyablonan: 
1. Letakkan media cetak pada alat press dan sesuaikan dengan letak logo yang akan ditempelkan.
2. Taruh Logo/gambar yang telah di cetak pada media dan sesuaikan lagi tempatnya
3. Perhatikan suhu dan waktu pada alat press
3. Untuk yang pertama tekan selama 10 detik dan angkat lalu dinginkan
4. Setelah dingin, tekan dengan alat press sekali lagi selama 20 detik dan angkat.
5. Setelah itu angkat plastik pada logo dan selesai
6. Jika masih ada sisi yang belum menempel, dapat dilekatkan dengan setrika.

Dengan praktik sablon ini, kita jadi tau nih gimana sih sebenarnya proses sablon yang selama ini cuman kita lihat hasilnya melalui baju-baju yang kita pakai. Dan sekarang, kita jadi punya produk sendiri dengan design yang beda dan lebih terasa eksklusif. 



Komentar